Jadwal Rutin Marem

Kegiatan Marem

Tadarus Al-Quran Online

Tadarus Al-Quran Online juga merupakan komunitas yang sedang berusaha dan berjuang untuk dapat membaca Al Qur'an sebanyak 1 juz dalam satu hari. Tadarus Al-Quran Online terdiri dari 30 orang dalam satu kelompoknya. Setiap orang dalam kelompok tersebut, diberi tugas untuk membaca Al Qur'an 1 juz setiap hari, setiap orang berbeda juz nya dengan target sehari satu kelompok ini bisa mengkhatamkan Al Qur'an sekali.

Marem Sahabat Maumere

Maumere terletak di pulau Flores, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan salah satu pulau di Indonesia Timur yang berbatasan dengan Sulawesi dan Timor Leste. Penduduknya mayoritas beragama Katolik dan Protestan.

Umat Islam disana sangat sedikit yang kebanyakan merupakan penduduk pendatang. Kegiatan Dakwah Islam disana sangat terbatas karena pendidikan yang rendah, kurangnya para ulama dan ustad serta lemahnya sistem dakwah disana. Padahal inilah tempat yang ideal untuk memperluas dakwah Nabi Muhammad saw.

Jendela Dakwah - "Menyemai kebaikan untuk semua"

Jendela Dakwah adalah jendela kisah kebaikan umat Islam. Disini para sahabat dapat membaca berbagai tulisan dan kisah anggota MAREM yang terjun dalam beragam kegiatan di lingkungan mereka yang bermanfaat bagi sesama. Majelis Rebo Malem dan para anggotanya berikrar untuk menjadi agen pembawa kebaikan dan belas kasih bagi semua mahluk Tuhan, sesuai dengan pesan dari Baginda Nabi saw bahwa manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya (HR Atthabarani, dari Ibn Umar). Semoga cerita-cerita dan tulisan dalam Jendela Dakwah dapat menginspirasi kita untuk lebih banyak berbuat kebaikan

Apa Yang Telah Kita Lakukan Dengan Tangan Kita?

Nabi saw bertemu dengan seorang budak di pasar, budak itu meminta uang, lalu Nabi memberinya uang.

Keluar dari pasar budak tsb dilihat Nabi masih menangis. Ketika ditanya, budak itu berkata dia menangis karena takut tuannya marah akibat terlambat pulang.

Akhirnya budak itu diantar pulang oleh Rasulullah saw. Dari dalam rumahnya, sang majikan melihat budaknya digandeng tangannya oleh Rasulullah. Betapa kagetnya dia !

Tiba di rumah sang majikan, Nabi saw mengucapkan salam namun tidak dijawab oleh pemilik rumah. Hingga salam yang ke-3 baru salam Nabi dijawab. Sang majikan berkata, "Maaf wahai Baginda Nabi, sengaja saya membiarkan anda mengucapkan salam hingga 3x agar rumah saya banyak didoakan oleh engkau". Nabi pun tersenyum.

Singkat cerita Nabi saw mengembalikan budak tersebut kepada majikannya. Tapi sang majikan berkata, "Tak pantas bagi saya memerintahkan orang yang tangannya telah digandeng oleh tangan suci dan mulia Nabi. Maka saya merdekakan budak saya ini". Lalu dia melepas budaknya menjadi orang yang merdeka.

Demikian ahlak Nabi saw, bahkan sentuhan tangan beliau saja dapat memerdekakan seorang budak.

Apa yang telah kita lakukan dengan tangan kita? Jangan sampai tangan kita justru mencelakakan orang lain.

Diceritakan oleh Ustad Husin Nabil (marem.info).

Pesan Damai Habib Umar Bin Hafidz Petikan Tausiyah Al 'Allamah Al Habib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz, Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia

Disalin oleh: Imron Rosyadi, Jamaah Majelis Rasulullah.

Sebagian perkumpulan di dunia ternyata memberikan kegelapan di akhirat, membuahkan penyesalan yang dahsyat, masuk ke dalam Adzab, terhijab dari doa para Nabi, membuat orang tersebut tidak dapat datang ke Telaga Rasulullah.

Wahai orang-orang yang hadir, kalian hadir untuk siapa ? Kalian hadir demi siapa?

Barangsiapa yang hadir di majelis ini jika dalam hatinya ada campuran niat yang kurang lurus semoga hatinya diluruskan dalam barisan orang-orang yang ikhlas.

Beruntunglah karena Allah Subhanahuwata'ala memuliakan kalian yang hadir di Majelis ini. Barangsiapa yang terharamkan mendampingi para Ulama dan Auliya Allah di dunia maka terharamkan baginya mendampingi di akhirat.

11 Ekor Sapi Marem Untuk Sahabat Di Maumere Dan Temanggung

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah swt yang telah melimpahkan nikmatNya sehingga Majelis Rebo Malem (MAREM), pada tahun ini (2016) dapat menyisihkan rejeki untuk berkurban di jalan Allah swt.

Jamaah Marem berhasil mengumpulkan 11 ekor sapi pada tahun ini - lebih banyak 5 ekor dibanding tahun sebelumnya 2016. Sebanyak 10 Ekor sapi akan disebar ke beberapa masjid di kota Maumere, Flores, NTT dan wilayah di sekitarnya untuk dinikmati oleh kaum muslimin yang kurang mampu di sana. Sementara yang 1 ekor lagi diserahkan ke sebuah desa miskin di Kab. Temanggung Jawa Tengah.

 



19 - Dzulqa'dah - 1325 H

Pada malam Selasa 19 Dzul Qa’dah 1325 Di mushallanya beliau (Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi – penulis Maulid Simthu ad-Durar) berkata;

Orang-orang di zaman ini kebanyakan berhati kasar. Tidak ada manfaat pada diri mereka sama sekali. Jika kamu ingin berada di majelis yang jernih, maka harus dipastikan agar tidak ada seorang pun di antara mereka yang mengotorinya dengan kejadian-kejadian duniawi yang ada di benak mereka.

Keinginan orang-orang di zaman ini menjadi rendah. Tujuan mereka semuanya hanyalah duniawi. Engkau tak akan mendapat seorang pun di antara mereka yang berkata; “Tolong doakan aku agar Allah memperbaiki hatiku dan mendekatkanku kepada-Nya.” Tidak ada, bahkan setiap orang di antara mereka yang datang kepadamu, mereka akan berkata; “Tolong doakan aku agar mendapat rezeki halal. Dan agar keluargaku diberkahi (dunianya).” Mereka semua lalai. Tak ada di antara mereka yang menginginkan kedudukan tinggi (di sisi Allah). Padahal rezeki itu telah dijamin oleh Tuhan yang Maha Besar.

9 - Dzulqa'dah - 1325 H

Di malam Sabtu, didendangkan syair beliau (Habib Ali rhm) yang permulaan syairnya adalah:

Aku akan manfaatkan waktu jernihku walau sebagian darinya
Agar aku dapat mencapai shalat berjamaah dengan para pecintaku

Syair itu terdiri dari dua puluh satu bait. Setelah didendangkan qashidah itu, beliau rhm berdoa:

"Semoga Allah menghidupkan kita di jalan cinta-Nya, lalu mematikan kita pula di jalan itu dan juga membangkitkan kita dalam cinta-Nya, serta memuliakan kita dengan kedekatan di sisi-Nya."

Beliau rhm berkata kepada 'Awadh bin Abdullah Basalamah:
"Apakah engkau kagum kepada majelis orang yang kau cintai ini?"

Awadh menjawab,
"Iya."

Beliau rhm menjawab:
"Menurutmu sebanding dengan apakah majelis ini?"

 
Radio Streaming

Live Audio pengajian MAREM

Marem TV Streaming
Marem Live Streaming
Marem Web Link
Web Statistik
1 Pengunjung Online
1 Pengunjung Hari Ini
35022 Total Pengunjung