9 - Dzulqa'dah - 1325 H

Di malam Sabtu, didendangkan syair beliau (Habib Ali rhm) yang permulaan syairnya adalah:

Aku akan manfaatkan waktu jernihku walau sebagian darinya
Agar aku dapat mencapai shalat berjamaah dengan para pecintaku

Syair itu terdiri dari dua puluh satu bait. Setelah didendangkan qashidah itu, beliau rhm berdoa:

"Semoga Allah menghidupkan kita di jalan cinta-Nya, lalu mematikan kita pula di jalan itu dan juga membangkitkan kita dalam cinta-Nya, serta memuliakan kita dengan kedekatan di sisi-Nya."

Beliau rhm berkata kepada 'Awadh bin Abdullah Basalamah:
"Apakah engkau kagum kepada majelis orang yang kau cintai ini?"

Awadh menjawab,
"Iya."

Beliau rhm menjawab:
"Menurutmu sebanding dengan apakah majelis ini?"

Dia menjawab:
"Senilai dengan syair yang diucapkan oleh Bamakhramah"

Tidaklah harga rempah meningkat dalam perdagangan
Tidak pula satu qirath (berat timbangan) darinya menjadi seharga sejuta dinar
Kecuali sebagai hadiah bagi penjualnya, wahai yang mau berfikir


Lalu didendangkan syair beliau yang permulaannya adalah:

Citarasa telah mengasingkanku di zamanku ini dalam kondisi yang asing
Semua itu jauh dari pemahaman, dan orang yang bodoh bagaimana mungkin memahami

Setelah syair di atas didendangkan, beliau rhm berkata:

"Cinta akan menguasai orang-orang menyandang rasa cinta itu, hingga mereka akan mencicipi sesuatu dengan sendirinya dan menjadikan pemahaman mereka meluas.
Semakin bertambah rasa cinta, maka semakin bertambah pula tingkatan seseorang. Dan jika tingkatan seseorang meningkat, maka wawasan spiritualnya pun juga meningkat. Sedangkan mereka yang menjauh dan lalai, memiliki kondisi yang rendah. Mereka mencicipi hal-hal yang fana. Mereka menyodorkan diri mereka kepada makanan, minuman, atau pakaian. Semua itu hanyalah kenikmatan yang dirasakan oleh jasad yang nantinya akan kembali menjadi tanah.
Sedangkan orang-orang yang memiliki cinta, mereka mengalami kenikmatan. Di antara mereka ada yang menjelaskan citarasa spiritualnya, atau meceritakan hal-hal spiritual yang disukainya, atau mengabarkan tentang yang dicintainya.
Semoga Allah merahmati para pecinta Allah dan memberikan kepada kita keberuntungan cinta yang melimpah."

Agar tersingkap bencanaku, tak ada yang paling kuinginkan di hari ini
Kecuali hanyalah dijernihkannya minuman cintaku
Hingga kucapai ridha Tuhanku dan kedekatan dengan-Nya
Yang menjadikan terputusnya segala ikatan dunia
Di hamparan ilmu dan ibadah
Dan semua yang ghaib menjadi nyata
Aduhai, itulah puncak kebahagiaan
Maha Suci Tuhan, yang tak mengecewakan siapa yang berharap

Semoga Allah menjadikan kita naik kepada tingkatan manusia yang kita cintai Muhammad Saw dan berada bersama beliau Saw dalam penyaksian spiritual.

Beliau rhm berkata:

"Mengingat mereka para ulama yang saleh akan menarik hati menuju kepada kebahagiaan. Semoga Allah menghimpun kita di jalan mereka dan memasukkan kita semua ke dalam kelompok mereka."

Beliau rhm berkata:

"Majelis di malam ini terdapat hal-hal yang membahagiakan kita, seruan, minuman, makanan, dan jawaban-jawaban atas pertanyaan, serta pahala. Minuman (spiritual) keluarga al-Habsyi rasanya manis, tujuan hidup mereka sangat tinggi, mutiara mereka mahal, dan penyaksian mereka adalah keindahan. Nasehat yang baik telah dihidangkan bagi kalian, dan hal-hal yang manis telah diedarkan di antara kalian. Berapa banyak mereka yang keluar dari pintu rumah ini, lalu Allah membukakan baginya pintu-Nya.
Wahai Tuhan, masukkanlah aku secara yang benar dan keluarkanlah aku secara yang benar, dan jadikanlah bagiku di sisi-Mu kekuatan yang dapat menolongku. (Qs. al-Isra: 80)

Lalu beliau mengisyaratkan kepada pendendang syair agar mengumandangkan syair. Maka dibacakanlah syair beliau yang permulaannya adalah:

Aku akan membuang dosa zaman ini jika datang ketentramanku
Jika datang masa jernih dan tentram, maka kegundahan akan terlupakan

Syair beliau di atas terdiri dari sembilan bait, lalu beliau menambahnya lagi dengan tujuh bait. Tak lama setelah itu masuklah waktu isya, dan iqamat shalat pun dikumandangkan. Lalu kami shalat isya bersama beliau rhm.


Note: Maaf, dilarang mengcopy atau mencetak terjemahan ini.