Apa yang telah kita lakukan dengan tangan kita?

Nabi saw bertemu dengan seorang budak di pasar, budak itu meminta uang, lalu Nabi memberinya uang.

Keluar dari pasar budak tsb dilihat Nabi masih menangis. Ketika ditanya, budak itu berkata dia menangis karena takut tuannya marah akibat terlambat pulang.

Akhirnya budak itu diantar pulang oleh Rasulullah saw. Dari dalam rumahnya, sang majikan melihat budaknya digandeng tangannya oleh Rasulullah. Betapa kagetnya dia !

Tiba di rumah sang majikan, Nabi saw mengucapkan salam namun tidak dijawab oleh pemilik rumah. Hingga salam yang ke-3 baru salam Nabi dijawab. Sang majikan berkata, "Maaf wahai Baginda Nabi, sengaja saya membiarkan anda mengucapkan salam hingga 3x agar rumah saya banyak didoakan oleh engkau". Nabi pun tersenyum.

Singkat cerita Nabi saw mengembalikan budak tersebut kepada majikannya. Tapi sang majikan berkata, "Tak pantas bagi saya memerintahkan orang yang tangannya telah digandeng oleh tangan suci dan mulia Nabi. Maka saya merdekakan budak saya ini". Lalu dia melepas budaknya menjadi orang yang merdeka.

Demikian ahlak Nabi saw, bahkan sentuhan tangan beliau saja dapat memerdekakan seorang budak.

Apa yang telah kita lakukan dengan tangan kita? Jangan sampai tangan kita justru mencelakakan orang lain.

Diceritakan oleh Ustad Husin Nabil (marem.info).